BANDUNG - Universitas
Padjadjaran (Unpad) Bandung memberlakukan kebijakan khusus penerimaan
mahasiswa baru, untuk siswa asal Sekolah Menengah Umum (SMU) se-Jawa
Barat mulai 2013. Kebijakan ini dimaksudkan agar angka serapan Unpad
terhadap lulusan SMU asal Jabar semakin membaik.
Rektor Unpad Ganjar Kurnia memaparkan
kebijakannya itu kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan para
Bupati/Walikota se-Jabar di Kampus Unpad Jatinangor, Kab. Sumedang,
Jabar (10/1). Hadir antara lain Walikota Depok Nurmahmudi Ismail,
Walikota Cimahi, Bupati Indramayu, dan Walikota Tasikmalaya.
Kebijakan khusus dimaksud disebut
program 'Unpad Nyaah Ka Jabar' (Unpad Sayang Jabar). "Sejak beberapa
tahun terakhir, ada fenomena yang cukup mengkhawatirkan. Ada
kecenderungan bahwa setiap tahunnya jumlah mahasiswa asal Jawa Barat
yang kuliah di Unpad terus berkurang," ungkap Ganjar.
Rektor mengungkapkan, pada 2012 hanya
49,7 persen mahasiswa baru asal SMA Jabar. Setahun sebelumnya 52 persen.
Terjadi penurunan. Fakta lain, dari persentasi tersebut sekitar 51
persen berasal dari SMA di Kota Bandung. Sisanya dari Kab./Bandung di
luar Ibukota Jabar, dengan persentase jauh lebih kecil.
Ganjar menambahkan, Unpad mengupayakan
pada tahun pertama ini (2013) 84 kursi buat siswa asal Jabar per
kab./kota. Totalnya 2.184 siswa. "Karena penerimaan mahasiswa baru
melalui tes secara nasional, kita akan memberi bimbingan khusus kepada
siswa Jabar. Para Dekan segera turun menjelaskan hal ini ke daerah,"
papar Rektor Unpad lagi.
Kebijakan khusus Unpad ini sejalan
dengan harapan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan sejak beberapa tahun lalu.
"Syukur, tahun ini mulai diterapkan Unpad. Saya berharap perguruan
tinggi lain seperti ITB dan IPB juga mengupayakan hal yang sama," sambut
Heryawan.


20.53
PKS KLAPANUNGGAL
0 comments:
Posting Komentar