BOGOR - Disaat upaya
keras mendongkrak kualitas bangunan sekolah dan pengajaran, atap SD
Banar 1 di Kampung Babakan, Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya,
Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ambruk. Kejadian pada Selasa (8/1) pagi ini
menyebabkan puluhan murid mengalami trauma, enam di antaranya juga
mengalami luka ringan. Selain murid, seorang guru juga mengalami luka
ringan akibat tertimpa bagian atap. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan
saat dihubungi di Bogor, Rabu (9/1), menyatakan bahwa pihaknya prihatin
atas peristiwa tersebut. Pasalnya, ambruknya atap satu ruang guru dan
tiga di antara enam ruang kelas terjadi ketika sekolah ini sudah
direnovasi (2008). "Siapapun, tentu prihatin. Bukan cuma karena adanya
kerusakan fisik, namun kejadian ini menyebabkan ada murid dan guru
terluka, serta mengganggu proses belajar-mengajar," ujar Heryawan yang
prioritas program kerjanya hingga tahun kelima menjabat menempatkan
sektor pendidikan di urutan pertama.
Atap SDN Banar 1 rubuh pada sekitar
pukul 07:55 WIB saat murid sedang belajar. Atap tiba-tiba ambruk,
padahal tidak ada angin kencang maupun faktor alam lain yang bisa jadi
pemicu. Atas kejadian ini, Heryawan langsung memerintahkan agar jajaran
Dinas Pendidikan segera turun tangan. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten
Bogor Rustandi pun berada di SDN Banar 1 beberapa jam setelah peristiwa.
Rustandi diperintahkan untuk mengambil berbagai langkah yang
dibutuhkan. "Disdik sudah bergerak cepat melakukan tindakan yang
memungkinkan proses belajar-mengajar pulih seperti sedia kala. Jangan
sampai berlarut-larut. Tentu perbaikan secepat mungkin dilakukan," papar
Heryawan atau Aher.
Heryawan juga memerintahkan jajaran
Disdik memberi perharian pada enam murid dan seorang guru yang mengalami
luka. Meski, para korban cukup dirawat di rumah. Untuk mencegah
kejadian serupa, Aher juga menandaskan, pihaknya segera menurunkan tim
terkait yang akan mengecek kondisi seluruh bangunan sekolah. Bagian
prioritas yang harus diperiksa yakni konstruksi dinding dan atap.
"Intinya, jangan sampai kejadian di SDN Banar 1 terulang lagi," tegas
Aher. Hari ini, Rabu (9/1), semua murid diliburkan, termasuk yang duduk
di kelas I, II, dan III yang ruang kelasnya tak mengalami apa-apa. Pihak
sekolah berencana mencari tempat, seperti masjid, untuk dijadikan ruang
belajar darurat selama perbaikan dilakukan.


20.50
PKS KLAPANUNGGAL
0 comments:
Posting Komentar