Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Sabtu, 15 Desember 2012

Jabar Anggarkan Rp43 M untuk Listrik Pedesaan


Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mencanangkan Listrik Perdesaan di lapangan desa Cikampek Selatan, Kecamatan Cikampek, Karawang.
Karawang - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan sedikitnya masih ada 400 ribu kepala keluarga (KK) tak mampu belum bisa menikmati listrik. Tahun ini, Pemprov telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp43 miliar, untuk pemasangan instalasi listrik pedesaan (Lisdes). Adapun alokasi anggaran tersebut, baru diperuntukan bagi 26 ribu KK. Jadi, sepanjang tahun ini sudah terpasang 26 ribu listrik di Jabar. "Jumlah sebanyak itu tersebar di 26 kabupaten/kota. Namun, mayoritas warga yang rumahnya belum teraliri listrik itu berada di Jabar selatan. Adapun instalasi listrik untuk yang 26 ribu KK, pemasangannya sudah selesai dan sekarang baru diresmikan," kata Heryawan, di Cikampek, Senin (10/12).
Menurut Heryawan, listrik desa ini menjadi persoalan serius yang harus ditangani pemerintah. Untuk itu, mulai tahun ini Pemprov berupaya meningkatkan alokasi anggaran untuk listrik desa. "Tahun ini baru 26 ribu. Ke depan bisa jadi alokasinya meningkat antara 50 ribu sampai 70 ribu KK penerima Lisdes. Yang jelas, target tiga tahun ke depan elektrifikasi masyarakat dituntaskan," jelasnya. Dia berharap, tiga tahun ke depan seluruh penduduk Jabar sudah menikmati listrik. Dan tak ada lagi kampung atau desa yang gelap. Karena, listrik sudah merata di seluruh peloksok Jabar.
Ditempat sama, Kepala Bidang Listrik dan Pemanfaatan Energi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jabar Sumarwan Hadi Sumarto mengatakan pada 2008 lalu, banyak desa yang belum teraliri listrik. Terutama di wilayah Jabar Selatan, seperti Kabupaten Garut. "Namun, empat tahun terakhir sudah seluruh desa menikmati listrik. Saat ini tak ada desa yang tidak berlistrik. Semuanya sudah tersambung. Namun, masih ada KK yang belum punya listrik sendiri. Jumlahnya, tinggal 400 ribu KK lagi," kata Sumarwan.
Diakui dia, persoalan listrik desa ini rencananya akan dituntaskan selama tiga atau empat tahun ke depan. Tentunya, sambung dia, dengan mengalokasikan anggaran lebih khusus untuk program listrik desa. Adapun untuk program Lisdes 2013 mendatang, pihaknya mengusulkan alokasi Rp26 miliar. Dimana alokasi tersebut, untuk pemasangan listrik baru bagi 13 ribu KK yang tersebar di 17 kabupaten dan tiga kota. "Namun, usulan tersebut bisa berubah. Dengan kata lain, bisa jadi alokasinya bertambah, sesuai dengan harapan Pak Gubernur," katanya.
Sementara itu, di Kabupaten Karawang sedikitnya ada 35 ribu KK yang belum menikmati listrik. Mereka, tersebar di 30 kecamatan yang ada. Tahun ini, pemkab setempat baru mampu mengalokasikan anggaran bagi 1.500 KK. "Anggaran kita masih minim untuk Lisdes," aku Bupati Karawang Ade Swara. Namun, pada 2013 mendatang akan ada penambahan penerima Lisdes. Bahkan targetnya, hingga 5.000 KK. Supaya, jumlah KK yang belum menikmati listrik berkurang. Adapun program Lisdes tersebut, khusus bagi KK yang ekonominya tidak mampu. (Asep Mulyana)
Sumber: Inilah Koran Online - Senin, 10 Desember 2012

0 comments:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates