Gubernur Jawa Barat Ahmad
Heryawan mencanangkan Listrik Perdesaan di lapangan desa Cikampek
Selatan, Kecamatan Cikampek, Karawang.
Karawang - Gubernur
Jabar Ahmad Heryawan mengatakan sedikitnya masih ada 400 ribu kepala
keluarga (KK) tak mampu belum bisa menikmati listrik. Tahun ini, Pemprov
telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp43 miliar, untuk pemasangan
instalasi listrik pedesaan (Lisdes). Adapun alokasi anggaran tersebut,
baru diperuntukan bagi 26 ribu KK. Jadi, sepanjang tahun ini sudah
terpasang 26 ribu listrik di Jabar. "Jumlah sebanyak itu tersebar di 26
kabupaten/kota. Namun, mayoritas warga yang rumahnya belum teraliri
listrik itu berada di Jabar selatan. Adapun instalasi listrik untuk yang
26 ribu KK, pemasangannya sudah selesai dan sekarang baru diresmikan,"
kata Heryawan, di Cikampek, Senin (10/12).
Menurut Heryawan, listrik desa ini
menjadi persoalan serius yang harus ditangani pemerintah. Untuk itu,
mulai tahun ini Pemprov berupaya meningkatkan alokasi anggaran untuk
listrik desa. "Tahun ini baru 26 ribu. Ke depan bisa jadi alokasinya
meningkat antara 50 ribu sampai 70 ribu KK penerima Lisdes. Yang jelas,
target tiga tahun ke depan elektrifikasi masyarakat dituntaskan,"
jelasnya. Dia berharap, tiga tahun ke depan seluruh penduduk Jabar sudah
menikmati listrik. Dan tak ada lagi kampung atau desa yang gelap.
Karena, listrik sudah merata di seluruh peloksok Jabar.
Ditempat sama, Kepala Bidang Listrik dan
Pemanfaatan Energi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jabar
Sumarwan Hadi Sumarto mengatakan pada 2008 lalu, banyak desa yang belum
teraliri listrik. Terutama di wilayah Jabar Selatan, seperti Kabupaten
Garut. "Namun, empat tahun terakhir sudah seluruh desa menikmati
listrik. Saat ini tak ada desa yang tidak berlistrik. Semuanya sudah
tersambung. Namun, masih ada KK yang belum punya listrik sendiri.
Jumlahnya, tinggal 400 ribu KK lagi," kata Sumarwan.
Diakui dia, persoalan listrik desa ini
rencananya akan dituntaskan selama tiga atau empat tahun ke depan.
Tentunya, sambung dia, dengan mengalokasikan anggaran lebih khusus untuk
program listrik desa. Adapun untuk program Lisdes 2013 mendatang,
pihaknya mengusulkan alokasi Rp26 miliar. Dimana alokasi tersebut, untuk
pemasangan listrik baru bagi 13 ribu KK yang tersebar di 17 kabupaten
dan tiga kota. "Namun, usulan tersebut bisa berubah. Dengan kata lain,
bisa jadi alokasinya bertambah, sesuai dengan harapan Pak Gubernur,"
katanya.
Sementara itu, di Kabupaten Karawang
sedikitnya ada 35 ribu KK yang belum menikmati listrik. Mereka, tersebar
di 30 kecamatan yang ada. Tahun ini, pemkab setempat baru mampu
mengalokasikan anggaran bagi 1.500 KK. "Anggaran kita masih minim untuk
Lisdes," aku Bupati Karawang Ade Swara. Namun, pada 2013 mendatang akan
ada penambahan penerima Lisdes. Bahkan targetnya, hingga 5.000 KK.
Supaya, jumlah KK yang belum menikmati listrik berkurang. Adapun program
Lisdes tersebut, khusus bagi KK yang ekonominya tidak mampu. (Asep
Mulyana)
Sumber: Inilah Koran Online - Senin, 10 Desember 2012


06.36
PKS KLAPANUNGGAL
0 comments:
Posting Komentar