INDRAMAYU – Bakal Calon
Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar menemui seniman dan budayawan
pantura, kemarin. Aktor senior itu berdialog dengan budaya dengan
seniman dan budayawan dari Indramayu, Cirebon, Subang dan Karawang di
Aula Wisma Haji Indramayu.
Kedatangan Deddy di kabupaten Indramayu
disambut oleh pengurus dan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Kabupaten Indramayu. Deddy menyempatkan diri untuk menyapa warga
Indramayu yang berada di jalan-jalan protokol. Sebelum datang berdialog,
Deddy melakukan pawai dengan menggunakan becak. Rombongan Dedi
melintasi jalan-jalan protokol mulai dari Jalan DI Panjaitan hingga
Jalan Olahraga. Sejumlah masyarakat yang tengah melintas di sejumlah
jalan-jalan protokol, antusias menyambut kedatangan aktor senior
tersebut.
Sejumlah orang, berebut ingin bersalaman
dengan Deddy Mizwar. Ketua DPD PKS Kabupaten Indramayu, Rusno Ombak
Raharjo mengatakan, kedatangan Cawagub Dedi Mizwar ke Kabupaten
Indramayu salah satunya untuk menyerap aspirasi dari seniman dan
budayawan pantura. "Kesenian dan budaya pantura memiliki kekhasan
tersendiri. Kang Deddy Mizwar ingin mengenal lebih dekat,
persoalan-persoalan seni dan budaya pantura," katanya.
Sementara itu, Cawagub Deddy Mizwar
mengatakan seni dan budaya pantura cukup kaya. Berbagai kekhasan yang
dimiliki oleh masyarakat pantura harus dikembangkan dan jangan sampai
hilang. "Arus modernisasi melalui berbagai media, jangan sampai membuat
kesenian daerah menjadi hilang," katanya. Selain itu, kantong-kantong
seni dan budaya harus dioptimalkan untuk merangsang partisipasi
masyarakat. "Kaderisasi seniman harus dilakukan agar kesenian dapat
tetap tumbuh," katanya.
Sementara itu seniman asal Kabupaten
Indramayu, Dede Sumirto mengharapkan, kesenian lokal harus tetap lestari
dan dipertahankan. "Kang Deddy Mizwar diharapkan mampu menjadi tokoh
yang memberikan perubahan besar bagi dunia seni dan budaya di Jawa
Barat," katanya. (tomi indra)
Sumber: Harian Seputar Indonesia - Senin, 03 Desember 2012


07.19
PKS KLAPANUNGGAL
0 comments:
Posting Komentar