21 November 2012, 06:58.JAKARTA, Rabu (Sahabatalaqsha.com): Beberapa
hari yang lalu, para mujahidin di Gaza mengeluarkan pernyataan bahwa
sumber-sumber mereka di kalangan Zionis sudah melaporkan perihal Iron
Dome tidak lagi berfungsi baik. Pada Senin 19/11 hal ini dikonfirmasi
sendiri oleh pihak Zionis Israel tentang buruknya kinerja ‘sistem
penangkal rudal’ yang dibiayai mahal oleh Washington dengan nilai lebih
dari US$210 juta.
Meskipun sejumlah wartawan Israel melaporkan dalam berita-berita
mereka bahwa Iron Dome berhasil menangkis dan menangkal sejumlah besar
roket yang ditembakkan dari Gaza, namun justru data dari angkatan perang
Zionis Israel menunjukkan bahwa kemampuan peralatan yang
digembar-gemborkan itu justru tidak sampai 50 persen.
Haaretz melaporkan pada Senin 19/11 lalu bahwa sumber-sumber
militer Zionis menyatakan sudah lebih dari 850 roket dari Gaza
ditembakkan ke berbagai lokasi di Palestina yang dijajah Israel, dan
bahwa Iron Dome berhasil menghancurkan 310 saja.
Itu artinya, hanya 36 persen dari seluruh jumlah proyektil.
Berbagai stasiun televisi Israel ikut meng-expose kegagalan
Iron Dome. Pada Ahad 18/11 malam, wartawan Channel 2 melakukan liputan
langsung dari sebuah kawasan di mana peralatan anti-rudal dipasang dan
menunjukkan adanya roket para mujahidin yang berhasil mengenai sasaran.
Beberapa koran berbahasa Ibrani juga membahas kegagalan sistem
penangkal rudal Iron Dome pada Kamis 15/11 lalu, termasuk ketika tiga
orang Israel di Kiryat Malachi tewas karena sebuah rudal yang
ditembakkan dari Gaza.
Sejak diuji-cobakan tahun lalu, Iron Dome sudah menghabiskan lima
batere. Zionis Israel sedang merencanakan membuat lagi 13 batere, yang
masing-masing harganya adalah US$100 juta.
Setiap tahun, Washington mengeluarkan sedikitnya US$ 3 miliar (Rp 26
triliun) untuk membiayai proyek-proyek persenjataan Zionis Israel yang
kemudian digunakan untuk membunuhi orang-orang Palestina.
Lebih jauh tentang Iron Dome di http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=5739. (OH/Sahabat Al-Aqsha)


08.10
PKS KLAPANUNGGAL
0 comments:
Posting Komentar