Kegiatan yang terdiri dari tiga sesi pemaparan materi ini dihadiri sekitar dua ratus orang peserta. Pada sesi pertama di paparkan bagaimana seharusnya mahasiswa dapat mengambil peran dalam men-support¬ perjuangan saudara-saudara kita disana melwawan penindasan. Pada sesi ini dihadirkan beberapa perwakilan dari gerakan eksternal mahasiswa Islam dan lembaga internal di UGM. Kegiatan yang dipandu oleh Saudara Megantara Vilanda, Pengurus Harian JS UGM 1431 H ini mendatangkan Saudara Bara Brelian-Ketua KAMMI Komsat UGM, Andi Tantowi-Ketua HMI cabang Sleman, Luhfi Hamzah-Presiden Mahasiswa UGM 2011, dan Akhmad Arwyn-Ketua JS 1432 H.
Sesi kedua berlangsung tidak kalah menarik dengan sesi sebelumnya dengan menghadirkan relawan kemanusiaan yang sudah banyak berkontribusi dalam membantu saudara-saudara kita di Palestina. Yang dihadirkan adalah beliau M. Fanni Rahman, seorang relawan dari Sahabat al-Aqsha, yang dahulu pernah menginjakkan kakinya di Gaza dalam misi kemanusiaan yang dilaksanakan tahun 2010 lalu. Kemudian ada pula Dzikrullah W Pramudya dengan Istrinya Santi Soekanto yang mereka berkesempatan untuk mengikuti rombongan misi kemanusiaan Freedom Flotilla, dimana mereka berdua sempat merasakan ketegangan ketika berada pada kapal Mavi Marmara saat bulan Mei 2010 lalu di serang oleh serdadu Israel biadab yang menghabisi sekurang-kurangnya 16 orang relawan. Pada sesi ini dipaparkan bagaimana suka duka menjadi relawan yang secara langsung berinteraksi dengan lapangan untuk membantu saudara-saudara kita disana.
Jalannya acara “Caravan From Gaza” dijadwalkan hingga pukul 15.00 WIB sehingga para peserta difasilitasi untuk dapat rehat sejenak untuk melakukan Shalat Dhuhur dan makan siang. Setelahnya peserta disuguhkan oleh penampilan nasyid lokal Yogyakarta, “Vertizone” yang membawakan tiga buah lagu nasyid. Hadirnya penampilan nasyid ketika itu setidaknya menambah ghiroh para peserta dan menghilangkan kejenuhan peserta pada kegiatan tersebut.
Setelah penampilan nasyid dipaparkan sedikit tentang program Jejaring Donasi Nasional (JDN) yang notabene merupakan usaha kontribusi mahasiswa yang tergabung dalam Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus Nasional (FSLDKN) untuk membantu meringankan penderitaan warga Palestina. Perlu diketahui bahwa mulai dari tahun ini hingga tahun 2012 mendatang, pengampu program JDN ini adalah LDK Jama’ah Shalahuddin UGM yang dalam struktural FSLDKN diamanahi sebagai Badan Koordinasi Isu Dunia Islam. JDN ini nantinya akan di sampaikan ke warga Palestina melalui lembaga KNRP untuk merealisasikan pembangunan sekolah Hufadz di Gaza.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi ketiga yang berisi tentang pemaparan kondisi ter-aktual Palestina dan apa yang sebenarnya terjadi disana. Dipandu oleh saudara Aqil Wilda Arief-Ketua JS 1431 H yang juga pernah tergabung dalam rombongan kemanusiaan VIVA PALESTINA 5 yang berhasil menembus blokade Gaza. Sesi ketiga tersebut diawali oleh pemaparan pengalaman yang dialami oleh pemandu sesi ketika menembs blokade Gaza berbarengan dengan relawan yang lain. Adalah beliau DR. Muqoddam Cholil yang bertindak sebagai narasumber pada sesi ketiga “Caravan From Gaza” hari ini. Sosok yang mengepalai KNRP ini yang juga pernah membersamai DPR RI ketika mengunjugi Gaza pada 2010 lalu, memaparkan secara detail dengan data dan fakta yang mendalam terkait apa yang sebenarnya terjadi di Palestina. Banyak hal-hal baru yang sebelumnya tidak diketahui oleh peserta, sehingga ketika narasumber memaparkan materi semua terdiam menyimak.
Acara ini merupakan acara yang begitu penting untuk menyebarluaskan pengetahuan tentang apa yang sebenarnya terjadi di Palestina dan memberikan penggambaran kepada mahasiswa secara khusus dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Acara ini mengisyaratkan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk membantu dan men-support warga Palestina karena mengingat Indonesia merupakan Negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak dan sudah jelas pada konstitusi RI sendiri menolak apa yang dinamakan dengan pejajahan. (aql)KNRP


07.38
PKS KLAPANUNGGAL
Posted in:
0 comments:
Posting Komentar